Rabu, 22 Oktober 2014

Polsek Ponorogo amankan penyebat kotak amal diduga fiktif


Ponorogo –   Polsek Ponorogo mengamankan seorang war
ga penyebar kotak amal yang diduga fiktif setalah ditangkap warga dan sempat menjadi bulan-bulanan warga setempat . Beruntung petugas Polsek Ponorogo yang tengah patroli melihat kejadian tersebut langsung mendatangi lokasi untuk mengamankan pelaku. Selama ini warga resah dengan adanya kotak amal fiktif yang banyak ditaruh dirumah makan, apalagi alamat yayasan merupakan alamat palsu. Petugas kepolisian langsung mengamankan SH (43) warga Kuntoronadi, Magetan, Jawa Timur, ke Mapolsek Ponorogo Kota sesaat setelah ditangkap warga di sebuah rumah makan di jalan Gatut Koco, Ponorogo Kota. SH ditangkap warga saat hendak mengambil kotak amal yang diduga fiktif yang selama ini kerap meresahkan warga. Sebab alamat Yayasan Baitul Mal Fikal yang tertera di dalam kotak amal merupakan alamat palsu. Sebab, hingga kini di jalan Anjani, Ponorogo, tidak ada yayasan tersebut. Tak hanya mengamankan Sugeng Hariyanto, petugas juga mengamankan 8 kotak amal dan uang Rp 3 juta yang disimpan didalam tas. Bahkan, hingga saat ini Sugeng juga sudah menempatkan 200 kotak amal yang tersebar di 200 kios dan rumah makan di ponorogo dan diambil satu bulan sekali. Tak jarang dalam satu kotak amal yang diduga fiktif berisi uang hingga Rp 1 juta. Penangkapan pelaku peyebaran kotak amal yang diduga fiktif ini berawal dari keresahan keresahan warga jalan Anjani, Ponorogo yang dijadikan alamat palsu didalam kotak amal yang diduga fiktif. Hingga kini polisi masih meminta keterangan dan mengumpulkan data terkait kejelasan yayasan yang memberikan alamat palsu dan membuat resah warga. (raden/reog.tv/dic)

Mini Bus terbakar di duga konsleting


Ponorogo – Polres Sambit Diduga aki korslet, sebuah mobil mini bus jenis Carry terbakar di jalur provinsi antara Ponorogo – Trenggalek, Beruntung pada kejadian tersebut , tidak ada korban jiwa namun kondisi kendaraan hangus dilalap si jago merah.Menurut Sukram, pengemudi mobil nahas tersebut , kebakaran mobil yang terjadi Kamis siang 18 Oktober 2014  bermula ketika pengendara tersebut alamat Taman Sari, kecamatan Sambit, mengemudikan kendaraannya hendak ke Ponorogo Kota untuk menyewa mobil truk yang digunakan untuk memuat buah mangga yang akan dijual di wilayah Jawa Tengah. Namun nahas, saat dalam perjalanan, mini bus yang dikemudikan seorang diri tiba tiba muncul asap disusul api dari bagian mesin mobil atau di bawah jok tempat duduk tersebut . Ketika korban hendak memutus kabel aki yang diduga pemicu konsleting, api justru membesar dan membakar seluruh body mobil. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun arus lalulintas sempat tersendat karena banyaknya pengguna jalan yang mengurangi laju kendaraan untuk melihat kondisi mobil. Pengemudi kendaraan tersebut Sukram, di periksa di Polsek Sambit untuk dimintai keterangan terkait musibah yang ia alami. Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian ditafsir mencapai Rp 80 juta. Reog tv/dic.

Perjudian Ayam di obrak


Ponorogo – Perang terhadap perjudian terus digelar Polres Ponorogo dan jajarannya . Pada Hari Rabu 15 Oktober 2014 , arena perjudian jenis sabung ayam di desa Sawahan, kecamatan Jambon dan arena judi bola (tet-tetan) di desa Pengkol kecamatan Kauman, Ponorogo di grebek Resmob Polres Ponorogo . dari hasil penggrebekan tersebut berhasil diamankan Sejumlah alat bukti yang hendak digunakan berjudi,. Penggrebekan dilakukan setelah polisi mendapat laporan dari masyarakat, terkait adanya kegiatan judi sabung ayam. Namun anggota Resmob Polres Ponorogo datang terlalu cepat  sehigga kegiatan sabung ayam belum mulai. Mencegah terjadinya perjudian, polisi mengamankan sejumlah ayam aduan di lokasi kejadian. Kondisi serupa juga terjadi di lokasi perjudian tet tetan di desa Pengkol Kecamatan Kauman Ponorogo. Anggota Resmob Polres Ponorogo yang mendapat informasi segera  melakukan penggrebekan di lokasi tersebut, sekitar jam 15.30 WIB. Namun pelaku keburu kabur saat polisi datang. Polisi hanya menemukan seperangkat alat yang diduga sarana perjudian. “Sejumlah peralatan yang diduga menjadi sarana perjudian, diamankan,” kata AKP Hasran, Kasat Reskrim Polres Ponorogo.  Meski belum berhasil mengamankan tersangka, Polres Ponorogo akan terus memberantas perjudian apapun bentuknya Kata Kasat Reskrim AKP Hasran sambil menutup pembicaraan.

 
Design by Massarr Themes | Bloggerized by Lasantha - Design Massarr | cheap international calls