Senin, 09 April 2012

Anak Tetangga Sendiri, Digagahi


 Ponorogo - Tak tahan lihat rumput tetangga, itulah mungkin yang dirasakan oleh Sn, 27, lelaki yang beralamat di Jl. DI Panjaitan Kecamatan Siman ini, diadukan oleh tetangganya sendiri karena ulahnya yang kelewat batas menggauli Bunga, 14 yang masih duduk di kelas 1 salah satu SMP Negeri di Ponorogo. Perbuatan yang dilakukan oleh pelaku dengan korban selama ini nyaris tidak pernah diketahui oleh orang tua Bunga. Maklum Bunga merupakan buah korban dari perceraian kedua orang tuanya, sehingga selama ini dia harus rela tinggal dengan neneknya. Karena kurangnya pengawasan dari orang tua inilah pelaku bisa leluasa mengajak korban untuk berbuat layaknya sepasang suami istri. Pelaku yang juga seorang Duda karena ditinggal meninggal istrinya ini, mengaku jika "korban seringkali diajak berhubungan sewaktu kondisi rumah sepi,"ya kalau mau ketemuan pasti saya sms dulu pak, dirumah ada siapa saja, bisa ketemuan tidak" ungkap bapak dengan satu anak ini. Terlalu keenakan dengan hubungan yang kurang pantas ini, membuat pelaku terlena, dan pada akhirnya perbuatan yang dilakukan oleh pelaku diketahui juga oleh orang tua korban. Sri Wahyuni, 33, Ibu dari Melati yang sudah tinggal di Kediri ini, akhirnya harus rela datang ke Polres Ponorogo, guna melaporkan perbuatan bejat pelaku pada Senin (9/4). "Ada yang SMS ke saya pak, kalau selama ini anak saya sudah sering di setubuhi oleh SN" pengakuannya kepada penyidik. Menurut pelaku sendiri hubungan yang dilakukannya ini atas dasar suka sama suka, namun pihak penyidik tetap mengancam pelaku dengan Pasal 81 ayat 2 UURI No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.(arr/humas)

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Design by Massarr Themes | Bloggerized by Lasantha - Design Massarr | cheap international calls